Sejarah Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan

Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Medan memiliki perjalanan panjang yang tidak lepas dari perkembangan pendidikan tenaga sanitasi di Indonesia. Akar historisnya dimulai pada tahun 1975, ketika pemerintah mendirikan Sekolah Pembantu Penilik Hygiene (SPPH) di Medan. Pada masa itu, kebutuhan tenaga kesehatan yang mampu menangani persoalan lingkungan—seperti sanitasi, air bersih, pengendalian vektor, dan kesehatan masyarakat menjadi sangat penting seiring meningkatnya masalah kesehatan lingkungan di perkotaan.

Seiring berkembangnya tuntutan profesionalisme, SPPH mengalami transformasi penting. Pada tahun 1988, sekolah ini resmi berubah menjadi program Diploma III Sanitasi/Kesehatan Lingkungan, yang bertujuan mencetak tenaga ahli madya dengan kompetensi teknis dan kemampuan analitis yang lebih kuat. Tidak berhenti di situ, pada 1991 statusnya kembali ditingkatkan menjadi PAM SKL (Pendidikan Ahli Madya Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan). Perubahan ini menandai semakin seriusnya perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas lulusan di bidang sanitasi lingkungan.

Memasuki tahun 1999, lembaga ini bertransformasi menjadi Akademi Kesehatan Lingkungan, sebuah institusi mandiri yang fokus pada pendidikan tenaga sanitasi profesional. Perubahan ini membuat kualitas pembelajaran, sarana praktikum, dan tenaga pendidik semakin berkembang untuk mengikuti kebutuhan lapangan yang terus berubah.

Momentum besar datang pada awal tahun 2000-an, ketika pemerintah melakukan reformasi pendidikan tinggi kesehatan. Berbagai akademi kesehatan kemudian digabung menjadi satu institusi pendidikan yang lebih besar dan terstruktur, yaitu Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan. Akademi Kesehatan Lingkungan menjadi salah satu bagian penting di dalamnya. Sejak saat itu, jurusan ini resmi bernama Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Medan.

Reformasi pendidikan tinggi kesehatan pada awal tahun 2000-an membawa perubahan besar. Pemerintah menggabungkan berbagai akademi kesehatan menjadi Politeknik Kesehatan (Poltekkes), termasuk bidang Sanitasi Lingkungan. Poltekkes bertugas menyelenggarakan pendidikan vokasi yang lebih modern, terstruktur, dan relevan dengan kebutuhan lapangan.

Ketika tuntutan kompetensi semakin berkembang, lulusan D-III dianggap belum cukup untuk menghadapi persoalan lingkungan yang lebih luas seperti perubahan iklim, manajemen limbah B3, rekayasa lingkungan, dan penilaian risiko dampak kesehatan Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan mulai mendorong pembukaan Program Sarjana Terapan dalam berbagai jurusan vokasi, termasuk Sanitasi Lingkungan. Program studi ini secara resmi dibuka di beberapa Poltekkes di Indonesia, termasuk Poltekkes Kemenkes Medan, untuk menghasilkan tenaga ahli setara sarjana yang memiliki keterampilan aplikatif dan kemampuan manajerial.

Program D-IV Sanitasi Lingkungan didesain untuk:

  • Menghasilkan lulusan dengan kompetensi ahli madya tingkat lanjut
  • Mampu melakukan kajian risiko lingkungan
  • Merancang sistem sanitasi dan pengolahan limbah
  • Melakukan investigasi penyakit berbasis lingkungan
  • Serta mampu menduduki posisi strategis sebagai analis, supervisor, dan perencana program kesehatan lingkungan

Kini, Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan berkembang menjadi salah satu program unggulan di Poltekkes, termasuk Poltekkes Kemenkes Medan. Fokusnya tidak hanya pada sanitasi dasar, tetapi juga:

  • Manajemen air bersih dan air limbah
  • Pengendalian pencemaran udara
  • Pengolahan limbah B3
  • Pengelolaan kesehatan lingkungan permukiman
  • Pengendalian vektor dan penyakit
  • Analisis risiko kesehatan lingkungan
  • Kesiapsiagaan bencana dan kebencanaan lingkungan

Lulusan program ini bekerja di berbagai sektor: dinas kesehatan, industri, laboratorium, rumah sakit, instansi pemerintah, perusahaan konsultan, dan lembaga lingkungan hidup Kini, Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Medan terus menjadi pilihan utama bagi mahasiswa yang ingin berkarier di bidang sanitasi lingkungan, pengawasan kualitas lingkungan, pengendalian penyakit berbasis lingkungan, dan berbagai bidang kesehatan masyarakat lainnya. Dengan dukungan fasilitas laboratorium, praktik lapangan, jejaring instansi pemerintah, dan pembaruan kurikulum yang mengikuti perkembangan zaman, jurusan ini berkembang menjadi pusat pendidikan yang berperan penting dalam menghasilkan tenaga kesehatan lingkungan yang kompeten dan siap bekerja di seluruh Indonesia.

Pengumuman Terbaru
Poltekkes Kemenkes Medan

Direktorat

Jl. Jamin Ginting KM 13,5
Kel. Lau Cih Kec. Medan Tuntungan 20136

Phone: +62 811-6238-633

Email: info@poltekkes-medan.ac.id

Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan

Jl. Kapt. Selamat Ketaren, Padang MAS, Kec. Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara 22112

Link Terkait
Social Media